Buku Journey to Aqsa Oleh Marfuah Puji Astuti

Rp65.000

Buku tentang perjalanan seorang jurnalis dalam menggapai cita-citanya sejak kecil untuk bisa menginjakkan kaki di aqsa.

Category:

SETIAP KATA, SEUNTAI DOA, BERIBU CINTA UNTUK PALESTINA

Ini tentang perjalanan yang dirindukan. Ini tentang doa-doa panjang yang disorongkan ke pintu langit. Ini tentang sebuah pinta yang diijabah. Ini tentang Palestine.

Langit mulai temaran. Dari tempat berdiri, saya bisa melihat kubah Al Sakrah yang berwarna emas. Indah sekali dalam keremangan langit senja.

Tiba-tiba tubuh saya terasa membeku. Kaki saya tidak bisa digerakkan begitu kumandang adzan terdengar. Subhanallah, kumandang adzan Masjidil Aqsa terdengar indah sekali.

Hati saya tergetar ketika muadzin sampai pada kalimat, “Hayya ‘alash sholah. Marilah shalat.” Dari tempat ini, Manusia Mulia itu menjemput perintahMu.

Dada terasa bergemuruh. Shalat di Masjid Nabawi rasanya syahdu karena kita tahu Rasulullah SAW dibaringkan di dekat situ.

Shalat di Masjidil Haram rasanya sangat dekat dengan Allah. Karena shalat bisa menatap Ka’bah.

Shalat di Masjidil Aqsa, MasyaAllah, ghirah keislaman kita akan bergolak. Dari tempat ini Rasulullah SAW Mi’raj untuk menerima perintah shalat.

Tempat ini diperjuangkan dengan darah dan air mata oleh para syuhada.

“Kabarkan pada saudaramu untuk datang kemari. Mereka hanya memusuhi kami. Masjid ini aman. Masjid Al Aqsa aman karena Allah yang menjaganya,” kata Fatima, penjaga Masji Al Aqsa, tegas tanpa melepaskan tangan saya.

Seperti apa Masjid Al Aqsa kini? Mari saya temani menyusuri tempat mulia yang pernah disinggahi para Nabi.

Merasakan semilir anginnya. Menghidu bau tanahnya. Sujud di tempat manusia-manusia mulia itu bersujud.

==========

Saya sudah tidak ingat lagi berapa banyak tulisan yang sudah saya hasilkan. Sejak awal menjadi jurnalis sampai sekarang. Mungkin ribuan. Mungkin lebih.

Di antara semua itu, tulisan-tulisan tentang Palestine yang paling istimewa. Mengapa? Karena Setiap kata yang tertulis untuk Palestine, terselip seuntai doa dan beribu cinta.

Saya tak akan pernah lupa, pelukan hangat, senyum ramah, uluran tulus persahabatan yang saya jumpai di sepanjang perjalanan.

Bening tatapan mata yang mengingatkan saya: mereka adalah calon-calon syuhada. Istri syuhada. Orangtua syuhada. Anak-anak para syuhada.

Karenanya saya menulis buku JOURNEY TO AQSA ini dengan segenap cinta. Kalau Rumi mengatakan, “Di dalam cahaya-Mu aku belajar mencintai. Di dalam keindahan-Mu aku menulis puisi.”

Maka, saya akan menulis, “Di dalam keindahanMu aku menulis tentang Palestine.”

Lebih istimewa lagi karena seluruh penjualan buku ini akan didonasikan untuk saudara-saudara kita di Palestine melalui lembaga kemanusiaan SYAM ORGANIZER.

Seperti tersebut dalam sebuah hadis, “Maimunah bertanya kepada Rasulullah SAW: Ya Nabyallah, berilah kami fatwa tentang Baitul Maqdis. Maka Rasulullah menjawab, bumi tempat bertebaran dan tempat berkumpul. Datangilah ia, maka shalatlah di dalamnya, karena sesungguhnya shalat di dalamnya seperti seribu kali dari shalat di tempat lain. Maimunah berkata lagi, bagaimana jika aku tidak bisa? Maka berikanlah minyak (bekal) untuk penerangnya. Barang siapa yang memberikannya maka seolah ia telah mendatanginya.“ (HR. Ahmad)

Kalau belum berkesempatan untuk shalat di sana. Mari buktikan cinta kita pada mereka. Ini saatnya tunjukkan keberpihakan kita.

Jakarta, 24/7/2019

Uttiek
Follow me on IG @uttiek.herlambang | FB @uttiek_mpanjiastuti |www.uttiek.blogspot.com

Buku JOURNEY TO AQSA sudah bisa dipesan mulai sekarang melalui WA 08111 606 111
Seluruh penjualan buku ini akan didonasikan untuk saudara-saudara kita di Palestine melalui lembaga kemanusiaan SYAM ORGANIZER https://syamorganizer.org

Additional information

Weight 0.3 g

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Buku Journey to Aqsa Oleh Marfuah Puji Astuti”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *